<< May 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

hits online

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Sunday, May 17, 2009
Akulah Sempurna, Akulah Idaman, Pilihlah Aku

Akulah sempurna, akulah idaman, bait awal lagu Gigi, berjudul Ya, Ya, Ya memang tak menyertai deklarasi pencalonan pasangan SBY-Berbudi di gedung Sabuga Bandung.

Di sana, sekilas terdengar lirik banyak jalan menuju Roma,... yang mengalun usai dua orang calon presiden asal Partai Demokrat menyampaikan pidatonya. Tapi ingatan saya masih terpaku pada lagu yang dinyanyikan oleh Armand Maulana itu. Bukan apa-apa, rasanya tepat sekali menggambarkan suasana pemilihan pasangan calon yang akan bertarung menuju Pilpres, 8 Juli 2009.

Tiga pasangan yang maju, Jusuf Kalla-Wiranto (JK-Win) lalu, Soesilo Bambang Yudhoyono-Boediono (SBY-Berbudi) dan terakhir, Megawati Soekarno Putri-Prabowo Subianto (Mega-Pro) maju mencalonkan diri. Mereka-lah yang mengisi pertarungan menuju RI-1 dan RI-2, untuk dipilih secara aklamasi dalam mekanisme pemilihan langsung oleh lebih dari 250 juta rakyat Indonesia.

Semua calon menawarkan kompetisi yang sehat, semua kompetitor yang maju sebagai pasangan capres, oleh Jusuf Kalla dinilai sebagai kompetitor yang sama-sama kuat.

Megawati, dalam pidato di KPU saat mendaftarkan diri kembali menyinggung soal DPT yang dalam pemilu legislatif 9 April lalu amburadul. Sekaligus mengingatkan, mereka-lah Mega-Pro pasangan paling cantik yang tentunya mudah diingat oleh masyarakat.

SBY-sebagai incumbent, mengajak tokoh profesional, yang disebutnya sebagai sosok yang tidak mencari muka, sederhana, jujur dan mau bekerja tanpa pamrih. Boediono, Gubernur Bank Indonesia, pun dengan senyum-nya yang khas, menegaskan bahwa dirinya menerima pinangan untuk menjadi calon wakil Presiden mendampingi SBY, dengan memahami demokrasi yang sedang tumbuh, membutuhkan kondisi ekonomi yang kuat. Indonesia itu, satu dari tiga negara di Asia yang tumbuh positif dalam guncangan lesunya perekonomian dunia.

Di atas, kertas, pasangan SBY-Berbudi merupakan calon pasangan yang mendapatkan dukungan paling banyak dari partai-partai koalisi pendukungnya. Hampir 23 parpol, berada di dalam koalisi yang dibangun oleh Partai Demokrat. Dukungan lain, sekaligus yang memberikan semangat majunya Boediono sebagai pendamping SBY, datang juga dari Goenawan Muhammad (GM) yang berharap sangat besar peran Gubernur Bank Indonesia itu mampu menopang dan menghantarkan Indonesia menjalani pemerintahan lima tahun mendatang dengan lebih baik.

Minggu (17/5) semua pasangan calon, tengah melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai prasyarat maju ke pemilihan Presiden, Juli mendatang. Semua jelas, memberikan klaim, kesempurnaan pasangan, kemampuan bekerja, dan visi untuk lebih memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

Mereka yang maju, sebagai calon Presiden itu, jelas membawa mimpi-mimpi perubahan di negeri ini. Dukungan logistik yang cukup besar, seiring proses Pemilihan Umum Presiden oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani diprediksikan akan menjadi motor bergeraknya perekonomian di tanah air, menjelang pemilihan Presiden nanti. Tentu saja, karena ada proses kampanye, penggelontoran dana oleh tim sukses dan remah-remah kegiatan pendukung, yang jelas menggulirkan roda ekonomi.

Terlepas dari itu, semua, jelas proses yang berjalan menjadi ujian bagi proses demokrasi yang berjalan, atau meminjam pendapat Boediono dalam pidato pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi UGM, tahun 2007 lalu setidaknya Indonesia membutuhkan wkatu 9 tahun ke depan untuk mampu melewati fase krisis, tumbuh sebagai negara yang kuat, dewasa dalam berdemokrasi dan memiliki fundamental ekonomi yang memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Itu setidaknya sepenggal harapan, pemilu presiden berjalan dengan mulus, proses politik menjadi hal biasa yang akrab melibatkan rakyat, bukan proses yang kisruh, ribut, penuh aksi tipu-tipu dan berkeadilan.

Apakah itu mimpi? Mari bermimpi bersama, dengan lantunan iringan Armand Maulana, coba katakan ya, ya, ya,...!!!!!

Posted at 5/17/2009 2:56:17 pm by dokupath

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry